[LOCAL LOGO 1] Pendahuluan Metoda Teori Beralas
Karl "Chuck B." Freiherr von Manteuffel
Memo #1
[LOCAL LOGO 2]
WHAT's NEW | HOME | vv BOTTOM vv | NEXT>>>

Daku dapat mengembangkan metoda teori beralas, daku dapat menulis teori beralas, serta daku dapat mengajar teori beralas, NAMUN, daku tak dapat mengatur bagaimana metoda teori beralas dipergunakan. [...] pemaksaan serta praduga terkadang masih saja menyusup keberbagai tahapan dalam sebuah penelitian. [...] Tak semua peneliti dapat "mencari seorang mentor" [..., GLASER95, hal. 3, 5].

| Bahasa Indonesia | English |

| Pendahuluan | Kapan Menggunakan | Asal Muasal | Aliran | Bukan GTM | Rujukan |

<<<PREV | ^^TOP^^ | NEXT>>>

Pendahuluan

Teori Beralas (GTM) merupakan "metoda umum analisa komparatif" untuk menemukan teori dengan empat kriteria yaitu jalan (umum), relevan (dimengerti), cocok (valid), dan dapat dimodifikasi (dikendalikan). Ini merupakan "salah satu metoda interpretasi yang berbagi bersama filosofi dari fenomenologi". Ini merupakan "metoda riset yang dapat dikerjakan sendiri", yang mana dari pada -- tidak memerlukan asisten, serta cukup dikerjakan dengan modal dengkul doang, -- sehingga cocok untuk suasana krismon. Referensi: [GLASER78, hal. 116], [GLASERSTRAUSS67, hal. 1-2], [STERN94, hal. 213].

GTM hanyalah metoda semata yang "membimbing para peneliti semenjak terjun ke lapangan hingga pembuatan makalah" dengan menggunakan paket lima S; Subsequent, Sequential, Simultaneous, Serendipitous, and Scheduled. Mengerti GTM merupakan fenomena tindakan tertunda sekitar 12 bulan. Takada yang mana lebih praktis dari pada Teori Beralassm. Referensi: [GLASER98, hal. 14-15].

<<<PREV | ^^TOP^^ | NEXT>>>

Kapan Menggunakan GTM?

Metoda ini dapat membangkitkan baik teori substantif mau pun teori formal, dalam bentuk himpunan kode-kode sifat, mau pun uraian diskusi teoritis. Referensi: [GLASERSTRAUSS67, hal. 31-32].

Katanya Glaser:
"GTM merupakan pilihan jikalau metoda lain tidak dapat digunakan, terutama dalam bidang dengan variable dependen yang sensitif, seperti kesehatan, bisnis, dan managemen." Referensi: [GLASER95A, p. 15].
Katanya Stern:
"[...] penggunaan GTM terampuh ialah pada investigasi hal-hal yang masih belum jelas, atau untuk memperoleh persepsi baru dari situasi sudah yang lumrah." Referensi: [STERN95, hal. 30].
Katanya Strauss dan Corbin:
"Jikalau ingin mengetahui ke-efektif-an sebuah obat dibandingkan dengan obat lainnya, percobaan klinis "double blind" akan lebih cocok dari pada pengkajian teori beralas. Namun, jika yang diinginkan ialah mengetahui bagaimana rasanya menjadi perserta pengkajian obat, hal ini bisa dilakukan dengan proyek teori beralas atau metoda kualitatif lainnya." Referensi: [STRAUSSCORBIN90, hal. 37], [STRAUSSCORBIN98, hal. 40].
<<<PREV | ^^TOP^^ | NEXT>>>

Asal Muasal Teori Beralas

Teori beralas itu ditemukan, -- dan bukannya diciptakan -- oleh Barney G. Glaser dan Anselm L. Strauss di tahun 1960an. Barney G. Glaser berasal dari Universitas Columbia (1961). Topik disertasi Ph.D.-nya ialah tentang karier profesional para ilmuwan dengan menggunakan analisa kualitatif terhadap data kuantitatif bekas. Glaser sangat terpengaruh oleh metoda induktif kuantitatif serta kualitatif yang ditemukan oleh Paul F. Lazarsfeld (1901 - 1976), beserta rekan-rekan seperti Herbert H. Hyman, Allen Barton, Bruce McPhee, Bernard Bereldson, et. al. Metoda pembangkitan teori secara induktif dari Glaser sangat dipengaruhi oleh pembimbingnya Robert K. Merton (1910 - 2003; muridnya Talcott Parsons; 1902 - 1979); beserta rekan-rekannya seperti Hans Zetterberg, Seymour Lipset, Alvin Gouldner, et. al. Referensi: [GLASER64], [GLASER92, hal. 17], [GLASER98, hal. 21].

Lalu, Glaser bergabung dengan University of California Medical Center di San Francisco serta bertemu Anselm L. Strauss (Ph.D. bidang sosiologi, Universitas Chicago, 1945). Universitas Chicago memiliki tradisi kuat dalam bidang riset kualitatif. Strauss sangat dipengaruhi oleh tulisan Interactionist dan Pragmatist oleh Robert E. Park, W.I. Thomas, John Dewey, G.H. Mead, Everett Hughes, dan Herbert Blumer. Pengaruh tradisi ini ialah perlunya pergi kelapangan dengan tim kecil, untuk "menemukan", serta perlunya theory yang beralas data, serta perihal interaksi simbolis lainnya yang menjadi kerangka kerja GTM. Referensi: [STERN94, hal. 215], [STRAUSS91, p. 18], [STRAUSSCORBIN98, hal. 9].

Selama mempelajari pasien sekarat, Glaser dan Strauss menemukan katagori inti mengenai bagaimana sang pasian mengetahui kematian bahwa akan meninggal serta tahapan kematian yang dilalui oleh sang pasien. Metoda penelitiannya diberi nama "Metodologi Teori Beralas" di buku Discovery. Referensi: [GLASERSTRAUSS67], [GLASTRA65], [GLASTRA68].

Glaser hengkang dari Universitas California di San Francisco untuk membuka bisnisnya sendiri serta menulis mengenai teori beralas lanjutan "Theoretical Sensitivity" (1978). Strauss menulis versi GTM yang berbeda (1987), lalu bersama Corbin menulis buku (1990) GTM untuk pemula. Glaser menulis komentarnya terhadap versi GTM Strauss tersebut di tahun 1992. Referensi: [GLASER78], [GLASER92], [GLASER94], [GLASER96], [GLASER98], [STERN94, hal. 220], [STRAUSS87], [STRAUSSCORBIN90], [STRAUSSCORBIN97], [STRAUSSCORBIN98].

<<<PREV | ^^TOP^^ | NEXT>>>

Aliran GTM

Kelihatannya terdapat sekurangnya dua versi dari GTM, yaitu Glaserian dan Straussian. "Murid-murid Glaser dan Strauss di tahun 1960-an dan 1970-an sadar bahwa modus operandi mereka sangat berbeda" dalam hal pengejaran GTM. Hal ihwal yang berbeda termasuk pengertian dari "pembandingan berkesinambungan" serta "memo teoritis dan sortir". Perihal masalah verifikasi, Glaser mengatakan bahwa metoda verifikasi terpecaya hanya dapat digunakan untuk memverifikasi sebagian dari hipotesa. Referensi: [GLASER92, hal. 116-117], [GLASER98, hal. 22], [MORSE97B, hal. 184], [STERN94, hal. 212, 220].

Glaser secara terus terang mengungkapkan bahwa versi Straus itu bagus punya karya, namun bukan GTM! Sedangkan, Strauss cuman memberi petunjuk, bahwa " walau pun melestarikan esensi GTM asli, terdapat beberapa perbedaan. Ini bukan sengaja, namun karena mengalami perubahan selama Strauss melakukan, mengajar, dan mendiskusikan metoda riset dengan rekan dan mahasiswa". Referensi: [GLASER92], [GLASER98], [STRAUSSCORBIN98, hal. 10,12].

<<<PREV | ^^TOP^^ | NEXT>>>

Ini Bukan GTM

Terdapat beberapa jenis analisa komparatif yang BUKAN GTM:

  1. Komparatif untuk Verifikasi.
  2. Asumsi verifikasi serta sedikit membangkitkan teori.
  3. Pengorganisasian Data, namun bukan membangkitkan teori.
  4. Komparatif untuk membangkitkan teori.
    Namun, berhubung pendekatan ini tidak se-eksplisit yang dibuku, hasil integrasi dari teori beralasnya kurang memuaskan.
Referensi: [GLASERSTRAUSS67, bab VI, hal. 158].
<<<PREV | ^^TOP^^ | NEXT>>>

Referensi:

  • The Grounded Theory Reference Page -- dalam bentuk makalah
  • Online Grounded Theory Articles -- dalam bentuk elektronis.
  • [GLASER78] Glaser, Barney G. 1978. Theoretical Sensitivity. Sociology Press, pp. 164. [HM48 Gla CLMS, -]
    MEMO: Although it is not a doctrine, read this thoughtfully! It is about Theoretical "Pacing, Sampling, Coding, Sorting, Writing", as well as Basic Social Processes - BSP -, Generating Formal Theory, and New Directions.
  • [GLASER92] Glaser, Barney G. 1992. Emergence vs. Forcing: Basics of Grounded Theory Analysis. Sociology Press, pp. 129. [HM28 Gla CLMS, -]
    MEMO: REPRODUCIBILITY (pp. 116 - 117) do not waste time! Use rigorous verificational methods to test a few of its central hypotheses [cf. MORSE97B].
  • [GLASER98] Glaser, Barney G. 1998. Doing Grounded Theory: Issues and Discussions. Sociology Press, pp. 254. [-, -]
    Keywords: Grounded Theory
    MEMO: Grounded theory is a delayed action phenomenon. Do not expect to understand this book at the first glance.
  • [GLASERSTRAUSS67] Glaser, Barney G., and Strauss, Anselm L. 1967. The Discovery of Grounded Theory: Strategies for Qualitative Research. Aldine, pp. 271. [HM48 Gla CLMS, ISBN 0-2977-6318-0]
    MEMO: The starting point of GTM.
  • [GLASTRA65] Glaser, Barney G., and Strauss, Anselm L. 1965. Awareness of Dying. Aldine Pub., pp. 302. [BF789 Dea.G CLCS, -]
    MEMO: The origin of GTM
  • [STERN94] Stern, Phyllis Noerager. 1994. Eroding Grounded Theory. In Critical Issues in Qualitative Research Methods (Morse, Janice M. editor), Sage Pub., - ed., pp. 210-223. [RT81.5 Cri CLMS, ISBN 0-8039-5043-8].
    Keywords: Grounded Theory, Minus Mentoring, Glaser vs. Strauss
    MEMO: Strauss stops at each word to ask "What if?" whereas Glaser keeps his attention focused on data and asks, "What do we have here?". Also in GLASER95.
  • [STRAUSS87] Strauss, Anselm L. 1987. Qualitative Analysis for Social Scientist. Cambridge University Press, pp. 319. [H61 Sta CLMS, ISBN 0-5213-2845-4]
    MEMO: Ch 2: A good illustration of the coding procedure
  • [STRAUSS91] Strauss, Anselm L. 1991. Creating Sociological Awareness -- Collective Images and Symbolic Representations. Transaction Publisers, pp. 483. [HM51 Str CLMS, ISBN 0-88738-355-6]
    MEMO: with a foreword by Irving Louis Horowitz.
  • [STRAUSSCORBIN98] Strauss, Anselm L., and Corbin, Juliet. 1998. Basics of Qualitative Research: Techniques and Procedures for Developing Grounded Theory. Sage, 2nd ed., pp. 312. [HA29 Str, ISBN 0-8039-5939-7]
    Keywords: Grounded Theory, Qualitative Analysis
    MEMO: A good book for novice researchers: discusses the version that is taught by Strauss (p. 12). See also http://gtm.vlsm.org/gtm-18.en.html.
<<<PREV | ^^TOP^^
[LOCAL LOGO 1] Copyright © 1998-2006 VLSM-TJT: Karl "Chuck B." Freiherr von Manteuffel . Provided AS-IS with no LIABILITY. See also our DISCLAIMER. Permission is granted to copy, distribute, and/or modify this webpage provided this notice is preserved. MIRRORS of this site: IndoGlobal - PadiNET - Fusilkom-UI. File revision: 9.3 2006/02/10 03:43:30 -- E-CONTACT. Special thanks for this webspace provider. [LOCAL LOGO 2]